Menteri PU Dody Hanggodo: Capaian Pemulihan Infrastruktur Sumatera Jadi Acuan Penanganan Gempa NTT

Penulis: Ardiansyah Putra  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:10:10 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo: Capaian Pemulihan Infrastruktur Sumatera Jadi Acuan Penanganan Gempa NTT

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat capaian signifikan dalam pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di bawah arahan Menteri PU Dody Hanggodo, pola penanganan yang sama kini juga diterapkan untuk memulihkan wilayah terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

107 Ruas Jalan Nasional dan 43 Jembatan di Sumatera Sudah Fungsional

Berdasarkan data Kementerian PU per 20 Agustus 2026, hasil rehabilitasi pascabencana akhir 2025 di tiga provinsi Sumatera itu tercatat sebagai berikut:

  • Seluruh 107 ruas jalan nasional terdampak sudah kembali fungsional.
  • 43 jembatan nasional yang terdampak juga sudah berfungsi seluruhnya.
  • 2.291 dari 2.421 ruas jalan daerah terdampak sudah pulih, atau 94,63 persen.
  • 827 dari 1.184 jembatan daerah terdampak sudah kembali berfungsi.

178 SPAM dan Ribuan Hunian di Aceh-Sumut-Sumbar Sudah Rampung

Pemulihan layanan dasar di Sumatera juga menunjukkan hasil yang cukup baik.

Sebanyak 178 SPAM tercatat sudah kembali fungsional, dengan rincian 71 di Aceh, 45 di Sumatera Utara, dan 62 di Sumatera Barat.

Untuk hunian, 1.794 dari 1.914 unit di 18 lokasi sudah rampung dibangun kembali, sementara 120 unit sisanya masih dikerjakan di Sumatera Utara.

Penanganan terhadap 702 fasilitas umum juga sudah tercatat selesai.

Irigasi dan Bendung Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Meski sebagian besar capaian sudah tinggi, sejumlah pekerjaan di Sumatera masih berjalan.

Dari 31 daerah irigasi kewenangan pusat yang terdampak, baru 13 yang selesai ditangani, sedangkan pada irigasi kewenangan daerah baru dua dari 65 lokasi yang tuntas.

Untuk bendung, empat dari 14 bendung nasional dan tiga dari 52 bendung daerah sudah rampung dikerjakan.

Sabo Dam di Gunung Marapi Disiapkan sebagai Mitigasi

Selain merehabilitasi kerusakan, Kementerian PU turut membangun infrastruktur mitigasi di kawasan rawan bencana.

Di Gunung Marapi, Sumatera Barat, delapan sabo dam tahap pertama sudah dibangun sejak Maret 2026, terdiri atas lima unit di Kabupaten Tanah Datar dan tiga unit di Kabupaten Agam, dengan kapasitas tampung sedimen sekitar 440.000 meter kubik.

Total 56 sabo dam direncanakan dibangun secara bertahap di 24 sungai sepanjang 2026-2029 untuk menahan material dari gunung tersebut.

Pola yang Sama Diterapkan saat Gempa M7,7 Guncang Flores NTT

Pola kerja cepat yang terbukti di Sumatera kini diterapkan lagi saat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, pada pertengahan Agustus 2026.

Saat meninjau ke Kabupaten Nagekeo, Dody meminta pemerintah daerah segera melaporkan titik-titik kerusakan tanpa menunggu pendataan rampung, agar tim teknis bisa lebih cepat bergerak.

“Kami hadir pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja,” kata Dody.

Sembilan Ruas Jalan di NTT Sudah Kembali Berfungsi

Hasil kerja cepat itu terlihat dari pemulihan sembilan ruas jalan nasional di NTT per 16 Agustus 2026.

Delapan di antaranya berada di jalur Trans Flores, dari Labuan Bajo menuju Ende dan Maumere, sedangkan satu ruas lagi yaitu Ruteng-Reo-Kedindi.

Selama proses ini, tim menangani 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan, dengan bantuan tujuh unit ekskavator dan empat unit loader dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT.

Salah satu titik yang masih ditangani adalah ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue, yang memiliki sedikitnya 10 titik longsor.

Dua ekskavator dan satu kendaraan pikap dikerahkan ke sana, dan hingga 19 Agustus 2026 tim berhasil menembus salah satu titik longsor.

Air Bersih dan Fasilitas Publik di NTT Turut Dipulihkan

Selain jalan, Kementerian PU juga memulihkan jaringan air bersih di Kabupaten Ende yang rusak akibat gempa.

Jaringan SPAM Inpres 2024 IKK Nangaba diperbaiki pada 16 Agustus dan rampung keesokan malamnya.

Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa sempat membutuhkan bantuan air bersih, dan empat tandon berkapasitas 1.200 liter dikirim untuk memenuhi kebutuhan darurat tersebut.

Personel pemeriksa bangunan terdampak juga ditambah dari tiga menjadi 14 orang, dengan sasaran pemeriksaan meliputi Rumah Sakit Komodo, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

Jaringan irigasi di Daerah Irigasi Mbay Kiri Lanjutan turut rusak sepanjang 250 meter dan patah di tiga titik, berdampak pada sekitar 175 hektare lahan.

Kesimpulan

Capaian pemulihan di Sumatera menjadi bukti bahwa pola kerja cepat Kementerian PU bisa diterapkan secara konsisten di berbagai wilayah, termasuk saat menangani gempa Flores di NTT.

Dody menekankan bahwa kecepatan pada hari-hari pertama penting karena akses yang terputus ikut menghambat distribusi bantuan kepada masyarakat.

Pekerjaan pemulihan pun terus berlanjut hingga tahap mitigasi, agar wilayah terdampak lebih siap menghadapi ancaman bencana berikutnya.

Tanya Jawab Seputar Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera dan NTT

Bagaimana capaian pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera?

Per 20 Agustus 2026, seluruh 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah kembali fungsional.

Apa yang menyebabkan kerusakan infrastruktur di NTT?

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada pertengahan Agustus 2026 merusak sejumlah ruas jalan, jaringan air bersih, dan fasilitas publik.

Berapa banyak SPAM yang sudah pulih di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat?

Sebanyak 178 SPAM tercatat sudah kembali fungsional, terdiri atas 71 di Aceh, 45 di Sumatera Utara, dan 62 di Sumatera Barat.

Apa langkah mitigasi yang disiapkan Kementerian PU di Sumatera Barat?

Kementerian PU membangun sabo dam di Gunung Marapi, dengan rencana total 56 unit di 24 sungai sepanjang 2026-2029 untuk menahan material dan mengurangi risiko bencana susulan.

Reporter: Ardiansyah Putra
Back to top