Pencarian

KPK Panggil Bos Maktour dan Tiga Saksi Swasta Lain untuk Periksa Aliran Dana Kuota Haji Tambahan

Senin, 15 Juni 2026 • 13:11:01 WIB
KPK Panggil Bos Maktour dan Tiga Saksi Swasta Lain untuk Periksa Aliran Dana Kuota Haji Tambahan
Penyidik KPK memeriksa Bos Maktour dan tiga saksi swasta terkait dugaan korupsi kuota haji tambahan.

SULAWESI SELATAN — Penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap empat orang saksi di Gedung Merah Putih, Jakarta, untuk mendalami perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi pemeriksaan berlangsung sejak pagi.

Tiga Saksi Swasta dan Modus Perusahaan

Selain Fuad Hasan Masyhur dari Maktour, penyidik memanggil Ichwan Muzani Abrianto, Manajer Bangunan Apartemen Pasar Baru Mansion; King Yuwono, Direktur PT Trikarya Idea Sakti; dan Firda Alhamdi, Staf Keuangan PT Raudah Eksati Utama. Ketiganya merupakan pihak swasta yang diduga menjadi bagian dari rantai transaksi jual-beli kuota haji.

KPK sebelumnya menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Direktur Operasional Maktour Ismail Adham, dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama Asrul Azis Taba yang baru ditahan pada 8 Juni lalu.

Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar dan Ratusan Biro Travel Terlibat

Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian negara sebesar Rp622 miliar dalam perkara ini. Angka tersebut dijadikan dasar penyidik untuk menjerat para tersangka dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 KUHP tentang penyertaan tindak pidana.

Dalam proses penyidikan, KPK mengidentifikasi lebih dari 300 biro travel yang terlibat dalam pengelolaan kuota haji tambahan. Sejumlah biro travel disebut masih ragu memberikan keterangan terkait praktik jual beli kuota yang diduga berlangsung masif.

Penjadwalan Ulang Pemeriksaan Bos Maktour

Pemeriksaan Fuad Hasan Masyhur merupakan penjadwalan ulang. Sebelumnya, pada Selasa (2/6), ia mangkir karena sedang melaksanakan rangkaian ibadah haji. KPK memastikan pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas perkara keempat tersangka sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor.

KPK berencana melimpahkan berkas para tersangka secara bersamaan ke pengadilan. Langkah ini diambil untuk memastikan proses persidangan dapat berjalan efisien dan transparan.

Follow www.wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks