Pencarian

BWF Kirim Dokumen Aturan Integritas ke Atlet Indonesia Usai Dugaan Match Fixing

Kamis, 13 Agustus 2026 • 08:00:31 WIB
BWF Kirim Dokumen Aturan Integritas ke Atlet Indonesia Usai Dugaan Match Fixing
Atlet pelatnas bulu tangkis Indonesia menerima dokumen aturan integritas terbaru dari BWF untuk dipelajari secara teliti.

SULAWESI SELATAN — Amri Syahnawi mengungkapkan bahwa BWF secara rutin mengingatkan para atlet soal bahaya match fixing, namun kali ini pengingat tersebut diperkuat dengan pengiriman materi aturan terbaru. Dokumen itu disebutkan wajib dipelajari secara teliti oleh seluruh pemain pelatnas.

"Ya selalu diperingatkan ya, terus juga terakhir berapa minggu lalu gitu, dikirim aturan baru ya, maksudnya dari BWF ke kami, buat ya untuk dipelajari lagi, karena banyak banget dan memang harus kami teliti lah, harus hati-hati," kata Amri kepada pewarta di Jakarta, Rabu (13/8).

Pelatih Jadi Garda Depan Sosialisasi Aturan ke Pemain

Materi yang dikirim BWF tidak langsung dipahami sendiri oleh atlet. Amri menjelaskan, setelah dokumen PDF dibagikan, para pelatih mengambil peran untuk memberikan arahan dan penjelasan mendalam mengenai regulasi yang berlaku.

"Iya itu dijelaskan kok, dijelaskan terus juga selalu diingatkan dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih PDF gitu kan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih diingatkan terus setiap hari, setiap datang sama pelatih," ungkap Amri.

PBSI Salurkan Instruksi Melalui Pelatih ke Atlet

Pernyataan serupa disampaikan Nita Violina Marwah. Ia menuturkan bahwa pengurus PBSI tidak selalu berkomunikasi langsung dengan atlet soal aturan integritas, melainkan menyalurkannya lewat pelatih di masing-masing sektor.

"Jadi mungkin kami diingatkan dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih," tutur Nita.

Kasus dugaan match fixing yang tengah diselidiki BWF ini menjadi perhatian serius di tengah persiapan atlet Indonesia menuju berbagai turnamen internasional. Pengiriman aturan integritas tersebut diharapkan menjadi pengingat sekaligus tameng agar para pemain tidak terjerumus dalam praktik ilegal yang bisa berujung pada sanksi berat, termasuk larangan bertanding seumur hidup.

Hingga berita ini diturunkan, BWF belum merilis pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus yang menyeret nama atlet Indonesia tersebut. PBSI juga belum memberikan komentar terbuka mengenai langkah lanjutan yang akan diambil menyusul penyelidikan yang masih berjalan.

Follow www.wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks