Pencarian

FKLL Gowa Rapat di Warkop Mangasa, Sepakati 5 Langkah Tekan Pelanggaran Lalu Lintas Pelajar

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 09:03:32 WIB
FKLL Gowa Rapat di Warkop Mangasa, Sepakati 5 Langkah Tekan Pelanggaran Lalu Lintas Pelajar
Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhlyh memimpin rapat FKLL Gowa di Warkop Mangasa.

GOWA — Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhlyh menegaskan penanganan pelanggaran di kalangan pelajar tidak bisa dilakukan satu instansi saja. Ia menyebut pihaknya akan memperkuat edukasi, meningkatkan sosialisasi ke sekolah, dan menindak pelanggaran yang membahayakan pengguna jalan.

"Penanganan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami akan memperkuat edukasi, meningkatkan sosialisasi di sekolah, serta melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan," ujar Hasan dalam forum tersebut.

Lima Langkah yang Dibahas FKLL Gowa

Pertemuan di Warkop Mangasa menghasilkan sejumlah usulan konkret dari masing-masing instansi. Semuanya mengarah pada penguatan pencegahan, bukan sekadar penindakan di jalan.

  • Penguatan MoU dengan sekolah. Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa, M. Sadat Hamzah, mengusulkan nota kesepahaman diperkuat agar sekolah punya dasar formal dalam mencegah pelanggaran siswanya. Ia juga mendorong keterlibatan orang tua dan guru, serta menunggu realisasi kurikulum pendidikan lalu lintas.
  • Polisi jadi inspektur upacara. Kasi SMP H. Zainal mengusulkan personel kepolisian bertindak sebagai pembina upacara di sekolah untuk menyampaikan pesan keselamatan sekaligus mencegah kenakalan remaja.
  • Edukasi safety riding dan koordinasi lintas satuan. KBO Satlantas Iptu Ahmarullah mendorong pelaksanaan edukasi berkendara aman serta koordinasi dengan Satresnarkoba dan Satreskrim untuk mengantisipasi persoalan remaja, termasuk peredaran vape di kalangan pelajar.
  • Distribusi rambu dan marka jalan. Kabid Lalu Lintas Dishub Gowa, Muh. Ismail, menyatakan rambu dan marka jalan sudah siap didistribusikan. Pelaksanaannya tinggal menunggu instruksi. Ia juga mendukung penguatan kerja sama lewat MoU.
  • Survei median jalan dan spanduk imbauan. Perwakilan Jasa Raharja, Ahmad Iqbal, mengusulkan survei penempatan median untuk menekan risiko kecelakaan. Unit Kamsel Aiptu Ahriansa mendorong pemasangan dan publikasi spanduk imbauan di titik rawan kecelakaan.

Titik Rawan: SMK 2–3 hingga Lapangan Syekh Yusuf

Zainal secara khusus menyoroti pelanggaran melawan arus di sekitar SMK 2–3 dan Lapangan Syekh Yusuf. Dua kawasan itu disebutnya kerap jadi lokasi pelanggaran yang dilakukan pelajar.

Wakasat Lantas AKP Muh. Takbir Akbar menambahkan, pemahaman terhadap faktor penyebab kecelakaan perlu diperkuat. Mulai dari faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, hingga alam.

Ia mendorong edukasi keselamatan berkendara dan kegiatan preventif dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang operasi tertentu.

Kenakalan Remaja dan Geng Motor Jadi Sorotan

Selain pelanggaran teknis seperti tidak memakai helm atau melawan arus, forum juga membahas keterlibatan pelajar dalam geng motor. Persoalan ini dinilai berkaitan erat dengan tingginya angka pelanggaran di kalangan remaja.

Ahmarullah menilai pendekatan represif saja tidak cukup. Koordinasi dengan Satresnarkoba dan Satreskrim diperlukan agar persoalan remaja ditangani dari akarnya, termasuk peredaran vape di lingkungan sekolah.

FKLL Gowa belum merinci jadwal pelaksanaan masing-masing usulan. Namun sejumlah peserta menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan melalui kerja sama formal antarinstitusi.

Follow www.wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: edelweisnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks